mimpi
jubah putih melambai di tengan padang ilalang. dibawah terang cahaya bulan purnama tampak begitu anggun menyilaukan. langkah kakiku setapak demi setapak melangkah kedepan tuk mendekat dengan mu. engkau berdiri bersama tarian ilalang tertiup angin. lambaian tanganmu mengisyaratkan aku tuk ikut menari bersamamu.
sepasang burung berwarna hijau kebua-abuan menatap kagum akan keindahanmu. saling berpelukan menyaksikan indahnya malam itu. semakin aku dekat melangkah walau samar terlihat begitu indah wajahmu. bersama kunang-kunang dan belalang ilalang aku merasakan betapa indah, sungguh indah malam ini. kenyamanan hati ini begitu erat menyelimuti raga ini. sungguh entah engkau telah membiusku.
engkau, sang jubah putih, siapakah engkau. rasa penasaran ini membawaku kepada sesosok yang sangat menyejukkan. langit begitu terang. bintang begitu tampak jelas. perhatikan aku payah menggapai sesuatu yang indah. dekat semakin dekat aku menghampirimu. namun apa yang ku harapkan menghilang begitu saja. engkau pergi bersama mendungnya langit yang sedari tadi terang. sinar rembulanpun menghilang tertutup pekatnya mendung.
walau gelap, sinarmu masih terlihat begitu terang menyejukkan. kenyamanan yang aku rasakan masih bisa aku rasakan. engkau begituindah. tapi sayang aku tak tahu siapakah engkau.
aku terdiam berdiri memandang langit yang tampak gelap. hingga akhirnya aku tersadar dari semua ini.
Kerendahan Hati Roma dan Ketidak kompakan milan
Tahun ini mungkin adalah tahun kekompakan. beberapa contoh kejadian luar biasa telah menunjukkan bahwa siapa yang kompak dalam tim dialah yang akan menang dan berjaya. Kekompakan Ferrari di F1 telah menenggelamkan aksi2 fantastis mclaren sepanjang musim yang mengalami banyak konflik, kekompakan ducati bersama bridgestone dan stonernya mampu mendominasi pertandingan sepanjang musim dan mengalahkan yamaha bersama michelin dan Rossinya karena sering saling menyalahkan, terpuruknya team Indonesia di ajang2 bulutangkis belakangan ini yang diikutinya karena di tubuh PSSI nya terlalu banyak masalah yang menggangu, terpuruknya Chelsea era Morinho dan mulai bangkitnya Chelsea sejak ditubuhnya tidak tersiar konflik seiring era A Grant sekarang. contoh terbaru adalah kekalahan AC Milan dari AS Roma dalam lanjutan pertandingan Serie-A Italia. sebelumnya Roma hanya menargetkan mencuri satu poin dikandang Milan. hal ini di dasari alasan bahwa milan adalah tim raksasa Eropa yang dihuni banyak pemain berkualitas walaupun dalam faktor usia mereka adalah veteran, selain itu milan bermain di kandangnya yang didukung penuh oleh tifosi fanatiknya sedangkan Roma tanpa tifosi. ditubuh roma juga banyak pemain inti yang cedera terutama sang pangeran Totti. sehingga sangat realistis jika roma menargetkan seri. Tapi memang bola itu bundar, apa yang terjadi di lapangan membuktikan bahwa yang kompaklah yang menang. yaitu kompak di lapangan dan kompak di luar lapangan. kerendahan hati Roma membuahkan hasil yang maksimal.
kekalahan Milan yang kedua di kandang sendiri ini menunjukkan bahwa Milan mempunyai PR untuk membenahi konflik2 yang ada di tubuhnya. telah banyak berita2 yang sepertinya menggoyangkan kekuatan milan. Berawal dari isu perpindahan Kaka di awal musim, salah perawatannya Ronaldo, perselisihan Anceloti dengan Kaka sampai yang terakhir tersiar kabar Kaka membuka peluang kembali pada Real Madrid untuk merekutnya. jika ini masih berkepanjangan, alamat Milan akan tetap berada pada level sekarang.
Contoh2 lain keberhasilan dari keharmonisan dan kekompakan ini bisa diambil dari perkasanya Real madrid diliga Spanyol, fantastiknya Arsenal dan MU di liga Inggris, mengerikannya Intermilan di liga Italia, hebatnya Lyon di Liga Prancis, kebangkitan B Munchen di Liga Jerman dan masih banyak lagi.
Kesimpulannya, jika ingin sukses benahilah keharmonisan di tubuh sebuah team, karena jika salah satu bagian tubuh sakit maka dalam bekerja tidak akan maksimal.
Sesuatu
sesuatu. engkau adalah sesuatu yang kuharap akan menjadi sesuatu dalam hidupku. dalam sepi seperti ini sesuatu itulah yang sering aku harap akan memberikan sesuatu. sesuatu itu, siapa atau apakah engkau. dalam dirimu mungkin banyak terdapat sesuatu yang aku harapkan. untuk sesuatu itu aku seringkali terbang membangun mimpi yang entah berwujud sesuatu yang malalaikan aku.
hidup penuh dengan sesuatu. entah sesuatu itu sesuatu yang indah atau sesuatu yang buruk. dimanapun kita berada sesuatu itu tak kan lepas dari apa yang kita lihat, dengar, raba serta rasakan. apakah yang dinamakan sesuatu itu? dia begitu nyata sekaligus maya. didalamnya juga terdapat banyak ragam sesuatu itu sendiri. bila aku pikirkan sesuatu itu sendiri, yang aku rasakan hanya berputar pada lingkaran dan titik sesuatu yang sama. aku, engkau, mereka dan semuanya adalah sesuatu juga. bahkan kosongpun adalah sesuatu. mungkin intinya kita adalah sesuatu yang wajib melakukan sesuatu agar mendapat sesuatu hingga menjadi sesuatu yang pada akhirnya akan merasakan sesuatu juga. semua ini pasti ada yang sesuatu maksudkan.
sesuatu